About Me

My Photo
BLOGNYA ELHY
makassar, sulawesi selatan, Indonesia
profesi yang menjadi pilihan hidup, dan sangat bangga sebagai seorang perawat. berekspresi, berkreasi, dan berinovatif.... semangat selalu .......
View my complete profile

Followers

Text Widgets

Ketika kau telah menetapkan target yang hendak kau capai, lakukankah, selangkah demi selangkah hingga engkau raih tujuanmu dan Lakukanlah dengan konsisten.
Awalnya memang sulit, namun betapa bahagianya dirimu ketika kau mampu meraihnya.

SELALU SEMANGAT & OPTIMIS
DISERTAI ACTION AND CONSISTENT.

Come On...!!!
Langkahku kini menentukan arah hidupku
arah hidupku menentukan tujuanku
kini adalah saat ini dan waktupun terus bergulir
tapak demi tapak
detik demi detik
tak ada yang tahu kapan terhenti

sedetik begitu berharga
selangkah begitu berarti
tujuanku tercapai
saat ku mulai langkahku saat ini

Created: semangat YA (blognya elhy)

Another Templates

Location...

Pages

Powered By Blogger
Friday, March 21, 2008

PostHeaderIcon Bulimia Nervosa

A. GAMBARAN UMUM MENGENAI BULIMIA

Bulimia nervosa merupakan gangguan psikologis yang menyebabkan terjadinya gangguan pola makan ditandai dengan makan terlalu banyak dan diikuti dengan muntah yang dirangsang sendiri. Ada beberapa faktor penyebab bulimia yaitu :

1. Faktor biologi

Berdasarkan studi ditemukan fakta bahwa genetic, hormone dan bahan kimia yang terdapat di otak berpengaruh terhadap efek perkembangan dan pemulihan bulimia.

Pada umumnya para peneliti percaya bahwa faktor hereditas berpengaruh terhadap gangguan pola makan. Penelitian terhadap kembar identik dan kembar fraternal membuktikan bahwa prilaku gangguan pola makan pada kembar identik lebih besar kemungkinan terjadinya dibandingkan kembar fraternal. Hal itu disebabkan susunan genetic kembar identik sama dibandingkan kembar fraternal. Selain itu, gangguan pola makan juga dipengaruhi oleh komponen gentika lainnya yakni neurochemistry. Para peneliti telah menemukan bahwa neurotransmitter serotonin dan norepinefrin secara signifikan menurun pada pasien yang menderita Anorexia dan Bulimia Nervosa akut. Neurotransmitter ini akan berfungsi secara abnormal pada penderita depresi. Hal ini membuktikan bahwa ada hubungan antara dua gangguan tersebut. Disamping menciptakan rasa kepuasan fisik dan emosi, neurotransmitter serotonin juga menghasilkan efek kurang nafsu makan.

Bahan kimia otak juga telah diteliti pengaruhnya terhadap gangguan pola makan. Ditandai dengan meningkatnya kadar hormone vasopressin dan kortisol. Kedua hormone ini secara normal di keluarkan sebagai respon terhadap stress yang dialami oleh penderita tersebut.

Pada penelitian lain ditemukan bahwa tingginya level neuropeptida Y dan peptida YY juga berpengaruh terhadap penderita Anorexia dan Bulimia. Kedua hormone tersebut menyebabkan rangsangan untuk makan pada uji coba binatang. Kadar hormone.

2. Faktor budaya

Kebanyakan orang menilai bahwa cantik identik dengan kurus dan terkadang kondisi tersebut menjadi suatu tuntutan kerja. Anggapan ini pun menjadi budaya yang berkembang di masyarakat.

3. Perasaan pribadi

Penderita Bulimia senantiasa berputus asa terhadap dirinya sendiri, tidak percaya diri sehingga mereka diet dengan cara menggunakan pil diet bahkan memuntahkan makanan. Penilaian orang terhadapa dirinya menyebabkan kecemasan dan tekanan yang dapat menyebabkan stress sehingga untuk mengatasinya mereka cenderung ke arah bulimia.

Bulimia dapat ditandai dengan adanya penurunan tekanan darah, takikardia, bradikardia, status emosi, depresi, menolak, marah, ansieta, penurunan berat badan atau pemeliharaan berat badan, atau sedikit dibawah normal, penampilan kurus, kulit kering, kuning, atau pucat, pembengkakan kelenjar saliva, luka tenggorok terus menerus, muntah.

B. TERAPI PENANGANAN BULIMIA

Pengelolaan terhadap pelayanan terapi Bulimia dapat dilakukan dengan upaya pengobatan dan asuhan keperawatan meliputi; menghilangkan siklus pola makan yang tidak teratur, modifikasi tingkah laku melalui jasa konsultan, pemberian obat secara teratur seperti antidepressant, pemberian terapi lebih awal untuk mencegah munculnya masalah-masalah kesehatan lainnya.

Bryson, S. J., 2005. http://health.yahoo.com.

Dilley, J. W., 2006. Bulimia. www.nlm.nih.gov/cgi/medlineplus.

Doenges, M. E., dkk., 1999. Rencana Asuhan Keperawatan. EGC. Jakarta.

Hall, L., & Cohn L., 2006. Eating Disorders Resources. www.amanda@gurze.net.

Wolfe, B. E., 2004. Bulimia—Easy to Read. www.4woman.gov

____. Kamus Saku Kedokteran Doorland. EGC. Jakarta.

_____. 2006. What is Bulimia Nervosa.www.edauk.com/default.htm.

______. 2005. Bulimia Overview. www.emedicine.com.

______.Eating Disorders.. www.raderprograms.com.

0 comments:

Indahnya kesabaran itu....

Bismillah….,

sabarlah dengan kesabaran yan indah, alangkah dekat jalan keluarnya, barangsiapa yang selalu muroqobah dengan Allah dalam semua urusan, pastilah selamat. Siapa yang membenarkan Allah, niscaya segala rintangan tidak akan mengenainya.

Bertawakkallah pada Allah karena hanya KepadaNya hendaknya orang-orang mu’min bertawakkal. Mohon pertolongan dengan sholat dan sabar. Semoga Allah memerikan pertolonganNya kepada kita semua dan memudahkan segala urusan. Semoga kita semua diberi kemudahan untuk mengamalkannya dan menyampaikan.

Langkah tuk meraih masa depan

Dihadapkanku atas pilihan

langkah yang menentukan arah....

setiap langkah berarti masa depanku

Ya Allah ku memohon yang terbaik dariMu

dalam meraih masa depanku.................

Selalu yang terbaik dariMu

Ku berdo’a kepada Allah,

Minta bunga tapi di beri kaktus berduri

Minta kupu2 tapi diberi ulat

Ku sedih dan kecewa

Namun

Tiba-tiba

Kaktus itu berbunga cantik sekali

Ulat itu berubah jadi kupu2 yang indah sekali.

Begitulah kasih sayang Allah

Karena Allah selalu menjawab do’a hambanya

Ga selalu dengan Ya,

Tapi selalu dengan yang TERBAIK

Rank....

Give Your Comment Here

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x

Ingat Waktu ya

Links

Kuwait

Kuwait